Wednesday, March 30, 2011

fall in...

Jatuh cinta?

Siapa yang bisa menjelaskan kata itu?

Jatuh cinta adalah ketika

Berdebar-debar saat bertemu dya

Merasakan kenyamanan saat bersama dya

Seperti dunia ini serasa milik berdua

Ahh tidakk.. itu bukan rasanya jatuh cinta

Itu hanya akibat dari jatuh cinta

Karena jatuh cinta itu tidak bisa dijelaskan

Karena hanya diri kita sendiri yang bisa merasakannya

J

Setiap orang itu memiliki cara berpikir yg berbeda-beda. Ada yang berpikir jauh ke depan, sangat memikirkan setiap detailnya apa yg akan dya lakukan, meiliki rencana yang sangat matang dan ada pula kebalikaannya. Mereka hidup begitu saja, menjalani apa yg sekarang sedang dijalani. Dan keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing2.

Klo berdasarkan yang saya rasakan, saya termasuk golongan yg kedua, yaitu lebih memikirkan ke’kini’an.. dan dari pengalaman-pengalaman hidup saya bisa merasakan apa kelebihan dan kekurangannya. Sebagai contoh, ketika saya akan melanjutkan ke perguruan tinggi saya sangat tidak memikirkan kedepannya. Nanti saya mau kerja apa, mau jadi apa, dll. Sehingga saya memutuskan begitu saja, saya ingin kuliah arsitektur. Saya memilih ini lebih karena ibu bapak saya arsitek. Thats it! Saya tidak kepikiran akan menjadi arsitek. Dan ternyata, di tengah jalan saya hampir putus asa. Klo di flash back, iyaa saya sangat tidak memikirkan ke depannya gimana, saya tidak memiliki rencana yang matang. Tapi kabar baiknyaa, jika sesuatu telah terjadi, kita tidak menyalahkan siapa-siapa, dan ya sudah dijalani saja..

Kalo yang saya lihat dari orang-orang yang memiliki rencana jauh ke depan, hidupnya akan lebih teratur, dan sepertinya jadi lebih jelas tujuan hidupnya. Mereka mempunyai planning ke depan yang sangat matang.. bagus itu karena jadi jelas hidupnya tapi klo yg saya lihat hidupnya jd lebih kaku, jadi stress sendiri klo tujuan nya ada yg tidak tercapai..

Jadi semua itu ada lebaikan dan keburukannya masing-masing, tidak berarti menjatuhkan yg lainnya. Dan disini saya merasa memiliki persamaan dengan mas hery, aku merasa cocok dengan nyaa, dan nyaman bila ada di dekatnya J

Mungkin ada yg berpikiran hrsnya seimbang, ada yg berpikir ke kini an dan ada yg berpikir ke depan.. tapi bagi saya, tidak harus begitu krn saya lah yang merasakannya J

Perubahan

Semua orang pasti ingin berubah apalagi klo berubah menjadi lebih baik dan untuk kebaikan diri kita.

Yupp… aku jg ingin berubah, tapi entah kenapa aku baru mau melaksanakan perubahan itu ketika aku sudah memiliki suami nanti. Jujur saja, aku bukan orang yang mudah tergerak. Kalo termotivasi bisa kapan saja tapi kalo tegerak itu lah yang susah..

Oleh karena itu, jika aku sudah punya suami nanti pasti akan lebih mudah tergeraknya, karena pasti kita akan saling mendukung, sedangkan klo saat ini aku harus melawan kemalesan aku sndran, dan sepertinya aku blm mampu untuk itu. Mungkin bbrp hal yang yang akan aku lakukan setelah menikah nanti :

Aku ingin sekali setelah habis subuh tidak tidur lagi, lalu olahraga pagi dan bisa menambah amalan andalan yaitu sholat dhuha. Klo skrg banyak banget godaannya dan aku berharap jika sudah menikah nanti, aku bisa melakukan perubahan itu bersama suamiku. Mungkin hanya perbuhan kecil tapi sulit dilakukan dan pasti akan berpengaruh besar terhadap kehidupanku, karena aku tau ada dalil nya jg.

Aku jg ingin sekali bisa masak tapi entah mengapa klo skrg ini disuruh masak rasanya malasss luar biasa. Tapi aku yakin pasti klo sudah bersuami aku akan melakukannya * ya iyalahh, kepepet, mau ngga mau :D

Hmmpphhfff… lagi lagi harus menuggu.. iya klo besok aku masih hidup..

Knp ya melakukan perubahan itu sulit?? Ayooo dongg niss…. Semangaatttt!!!

Untuk apa harus menuggu klo itu memang baik untuk aku?

Mudah2an aku bisa menjadi diri yang lebih baik ya Ya Allahhh… amin ya robal alamiinn…